Novel eccedentesiast Novel yang sangat menyentuh berisi tentang perjuangan Tentang Canva Narendra, salah satu anggota Diamond Gang yang memiliki sebuah luka dalam. Cita-citanya hanya satu, bertemu dengan kedua orang tuanya. Untuk itu, ia belajar dengan giat demi mencapai nilai yang tinggi dan mewujudkan cita-citanya, ditemani oleh anggota Diamond Gang dan juga seseorang yang ia cintai, Aily.
Novel eccedentesiast adalah Novel Remaja dengan bahasa yang mudah dan alur cerita yang bagus.
_Canva Narendra
Sejak umur 5 tahun, Canva sudah di tinggal ke luar negeri oleh kedua orang tuanya. Dan pada saatnya Canva di vonis gagal ginjal kronis oleh dokter. Pada saat di malam hari kelulusan Canva telah tiba, orang tua nya kembali ke Indonesia tetapi saat Canva ingin menemui orang tuanya tersebut, dia malah mengalami kecelakaan yang luar biasa sehingga menyebabkan Canva meninggal dunia.
Canva memiliki tujuan hidup untuk bahagia tetapi bukan untuk membahagiakan diri sendiri, dia memilih untuk membahagiakan orang lain.
_Ailyy
'Semesta sejahat itu, ya?Aku kehilangan penglihatanku sejak lahir.Saat diberi izin untuk melihat dunia, orang yang menemaniku di masa sulit itu, sudah tidak ada.Aku... kehilangan. Bahkan sebelum aku sempat melihat wajahnya.'
_Areksa Ilona"Perasaan kita sama, tapi sayang Tuhan kita beda."******Ilona suka Areksa,dan areksa juga suka ilonaTapi mereka sadar... kalau mereka berbeda keyakinanDi mata orang, Areksa Dirgantara adalah sosok lelaki yang tampan, bijaksana, dan keras sekaligus menakutkan. Ia adalah seorang ketua OSIS di SMA Taruna Bakti sekaligus wakil ketua dari DIAMOND GANG.Tapi, dia mata Ilona, Areksa adalah sosok lelaki manja, 'agresif', dan romantis. Keduanya bersahabat sejak kecil, hingga membuat siapa pun akan beranggapan kalau di situ ada Areksa, pasti ada Ilona di sekitarnya.Areksa dan Ilona berbeda agama, membuat keduanya harus menjalani hubungan berbeda keyakinan. Puing-puing kehancuran pun silih berganti menghampiri mereka._Samuel Erlangga
Baby El, panggilan kesayangan dari Azura untuk Samuel.Namanya Samuel Erlangga. Laki-laki tampan dengan segala kepalsuannya itu selalu bersembunyi di balik topeng tebalnya. Mungkin bagi sebagian orang, hidupnya terlihat begitu sempurna. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Samuel memiliki trauma masa lalu yang terus menghantuinya sejak dua tahun terakhir. Ketakutan, trauma akan kehilangan, dan tekanan yang bertubi-tubi terus ia dapatkan.Hingga tiba pada suatu hari, ia diikat dalam tali pertunangan dengan seorang gadis yang selalu dikurung di rumah layaknya seorang Rapunzel. Namanya Azura. Gadis dengan pemikiran yang masih polos itu menganggap Samuel sebagai pangeran yang menyelamatkannya dari penjara rumahnya._Marvel MarvinMarvel Algara dan Marvin Algara, kembar identik yang memiliki takdir berbeda. Jika sang ayah, Galvin, membebaskan Marvin untuk menempuh jalan hidupnya sendiri, maka hal sebaliknya terjadi pada Marvel. Cowok itu dididik sangat keras, fisik dan mental, supaya mampu meneruskan bisnis keluarga yang sudah dijalankan secara turun temurun.Padahal keinginan Marvel hanya satu: dia ingin menjadi seorang pilot.Marvel hampir siap melupakan mimpinya, hingga akhirnya dia bergabung dalam Diamond Gang. Persahabatannya dengan Canva Narendra, dan pertemuannya dengan cewek alpukat Aluna Marcella, mengubah segalanya. Marvel pun kembali mencoba melawan ayahnya. Namun, satu persatu kemudian direnggut darinya. Orang-orang yang dia sayangi mulai meninggalkannya, membuatnya terpuruk hingga ke titik terendah.DIAMOND GANG SAID:-Canva Narendra
***
Semesta tuh lagi pengen
menghibur kamu dengan candaanya,
kok kamu malah nangis?.
_Areksa Dirgantara
***
Kita memang
berasal dari Amin yang sama,
Tetapi dengan Iman yang berbeda.
_Ilona
***
Pada intinya hidup didumia,
tidak lepas dari kehilangan dan kekecewaan.
_Samuel Erlangga
***
Masalah itu ada untuk dilangkahi,
Bukan dihindari.
_Marvel Algara
***
Bahkan gelak tawamu yang begitu kencang
masih belum menutupi kesedihanmu
yang membumbung tinggi.
_Marvin Algara
***
Tak perlu mengelak kalau
kamu sedang tidak baik-baik saja,
Menangislah selagi masih bisa.
Menangislah jika itu membuat mu lega.
Menangislah karena tembok kamarmu tidak akan marah.
_Farzan Tanubrata
***
Hidup bukan tentang siapa
yang akan menang,melainkan siapa
yang mampu menyelesaikan dengan baik.










Komentar
Posting Komentar